Waspada, Makanan-Minuman Tak Layak Konsumsi Marak di Terminal

Rep: S Bowo Pribadi/ Red: Dewi Mardiani

Senin 22 Jul 2013 14:18 WIB

Razia makanan kedaluarsa, ilustrasi Razia makanan kedaluarsa, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID,  SEMARANG -- Hati-hati membeli makanan dan minuman di terminal. Jika tidak jeli, bisa rentan mendapatkan makanan dan minuman yang sudah tidak layak konsumsi. Pesan ini disampaikan petugas Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BB POM) Semarang, kepada masyarakat yang sebentar lagi akan melakukan hajat mudik Lebaran. 

 

BBPOM Semarang menemukan puluhan jenis makanan dan minuman dalam yang sudah tak layak konsumsi dari para penjual di sejumlah terminal di Kota Semarang. Hasilnya, ditemukan banyak sampel makanan dan minuman dalam kemasan yang sudah kedaluwarsa dan tak layak konsumsi yang masih dijual bebas.

 

“Beberapa produk temuan ini kami amankan dan penjualnya diberikan pembinaan,” ujar Kepala BBPOM Semarang, Zulaimah, di sela pemeriksaan di Terminal Terboyo, Semarang, Senin (22/7). Untuk melindungi masyarakat, jelasnya, BBPOM Semarang meningkatkan pengawasan terhadap peredaran berbagai makanan dan minuman di sejumlah terminal besar.

 

Masing-masing di Terminal Induk Terboyo, Terminal Penggaron serta Terminal Mangkang. Sasarannya kios-kios penjual makanan dan minuman. “BBPOM Semarang bersama Satpol PP Kota Semarang dan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah melakukan pemeriksaan dan pengawasan,” ujarnya.

 

Dari pengawasan ini ditemukan berbagai jenis produk makanan dan minuman yang tidak layak konsumsi. “Seperti sudah kedaluwarsa, rusak dan tidak berizin edar serta makanan yang mengandung bahan berbahaya (seperti pewarna kertas dan tekstil). Makanan-minuman ini ditemukan hampir di setiap kios di tiga terminal.

 

Terkait temuan tersebut, Zulaimah mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati- hati dalam membeli makanan dan minuman di terminal, stasiun, dan lingkungan umum lainnya.

Terpopuler