Muslim India Mulai Berpuasa, Hari Ini

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Dewi Mardiani

Kamis 11 Jul 2013 16:46 WIB

Bunyi meriam menjadi tanda waktu sahur dan berbuka puasa bagi Muslim India. Foto: www.onislam.net Bunyi meriam menjadi tanda waktu sahur dan berbuka puasa bagi Muslim India.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- Muslim di India mulai melaksanakan puasa Ramadhan pada Kamis (11/7) waktu setempat, tepatnya di hari kedua saat mayoritas muslim dunia menjalankan puasa. Perbedaan waktu dan kondisi geografis suatu wilayah membuat awal Ramadhan 1434 Hijriyah telat datang di negeri tersebut.

Wall Street Journal melansir, ketika matahari mulai terbenam saat Selasa (9/7), ribuan umat muslim mulai berbondong menuju Masjid Jama Old Delhi. Masjid di Ibu Kota New Delhi itu, menjadi observatorium terbesar umat Islam setempat untuk melihat pergantian bulan.

Anggota Tim Observatori Syed Tariq Bukhari mengatakan, muslim di India tertinggal. Timur Tengah memutuskan mulai berpuasa Rabu (10/7). Begitu juga negara-negara di kawasan Asia lainnya. Sedangkan di negara ini, Ramadhan memang dimulai Selasa (9/7).

''Posisi geografis dan musim hujan membuat bulan datang telat di India,'' kata dia, seperti dilansir Wall Street Journal, Kamis (11/7). Hilal yang menurut saksi-saksi setempat tidak tampak saat Selasa (9/7) membuat masyarakat minoritas di negeri itu menggenapkan bulan Sha'ban, yaitu bulan sebelum Ramadhan.

Sementara itu, Departemen Meteorologi India (IMD) ikut membantu memantau pengamatan munculnya bulan ke sembilan tahun hijriyah itu. Beberapa tim pemantauan mengamati matahari lewat teropong bintang saat Selasa (9/7). Pengamatan dimulai saat pukul 19.22 waktu setempat.

Namun kesimpulan sama juga tercatat. India mengalami konstelasi iklim yang berbeda-beda di tiap wilayah. Kondisi itu membuat hilal tidak muncul saat matahari total tenggelam. ''Jika satu tim tidak melihat. Kita melakukan kordinasi dengan tim lainnya,'' ujar Bukhari, yang juga tergabung dalam IMD.

Terpopuler