Kue Kering tak Sekering Omzetnya

Red: Didi Purwadi

Kamis 26 Jul 2012 21:47 WIB

Pedagang kue kering sedang menata barang dagangannya. (ilustrasi) Foto: Antara/Septianda Perdana Pedagang kue kering sedang menata barang dagangannya. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Omzet penjualan kue kering selama Ramadhan tahun ini naik hingga 400 persen dari bulan-bulan sebelumnya. Peningkatan tersebut karena permintaan yang kian meningkat terutama menjelang Idul Fitri.

"Omzet penjualan kami meningkat dari tahun ke tahun. Apalagi, hari-hari menjelang Lebaran," kata pengusaha kue kering, Tania Davina, pada festival wirausaha wanita di Jakarta, Kamis.

Tania biasanya hanya mendapat omzet sekitar Rp 5 juta hingga Rp 10 juta per bulan. Namun pada Ramadhan terutama hingga menjelang Idul Fitri, hasil dari penjualan tersebut bisa mencapai berkali-kali lipat.

Dia menjelaskan keuntungan penjualan dari usaha yang dimulai secara turun-temurun sejak 1999 itu juga terus meningkat dari tahun ke tahun.

"Usaha ini usaha rumahan. Jadi, tidak ada toko. Sistemnya pun dari mulut ke mulut dan melalui media online," katanya. "Kami sistemnya tergantung pesanan. Kalau ada yang pesan baru kami buat.''

Terpopuler