Telkomsel Prediksi Trafik Komunikasi Lebaran Naik Hingga 200 Persen

Red: taufik rachman

Rabu 10 Aug 2011 21:18 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,SURABAYA--Telkomsel, menambah kapasitas jaringan untuk mengantisipasi kebutuhan komunikasi masyarakat saat Ramadhan dan menjelang Lebaran yang diprediksi meningkat hingga 200 persen.

General Manager Network Operation Telkomsel Regional Jawa Timur, Galumbang Pasaribu, di Surabaya, Rabu, mengatakan, lonjakan trafik komunikasi, baik SMS (pesan singkat), suara maupun data, biasanya terjadi saat malam takbiran.

"Berbagai elemen jaringan, kapasitasnya sudah dinaikkan hingga dua kali lipat dari jumlah pelanggan yang ada," katanya usai kegiatan "drive test" jaringan di jalur mudik wilayah Madura.

Kegiatan pengujian jaringan itu dilakukan Telkomsel bersama Telkom Flexi yang juga operator telekomunikasi berbasis CDMA milik Telkom Group.

Ia menjelaskan, untuk layanan pengiriman pesan, kapasitas SMS Center saat ini mencapai 8.050 SMS per detik atau setara 696 juta SMS per hari.

Sementara kapasitas layanan suara disiapkan untuk panggilan 12,6 juta pelanggan, sedangkan kapasitas layanan data lebih kurang 3,2 Gbps dengan teknologi GPRS hingga HSPA+.

"Saat ini, 100 persen area Jatim sudah dilayani teknologi EDGE dan seluruh ibukota daerah juga sudah terjangkau layanan 3G. Pelanggan bisa melakukan akses data dengan nyaman selama mudik Lebaran," ujarnya.

Galumbang menambahkan, Telkomsel telah menyediakan sebanyak 10.149 menara BTS, termasuk 2.313 Node-B (BTS 3G) yang tersebar di seluruh kecamatan di Jatim.

"Mulai semester kedua tahun ini hingga 2012 mendatang, kami fokus menggarap 'broadband' (layanan data) dengan secara bertahap membenahi jaringan," tambahnya.

Mengenai hasil pengujian jaringan di wilayah Madura, ia mengatakan, Pulau Madura menjadi prioritas perluasan jaringan dan hingga akhir tahun ditargetkan sebanyak 504 BTS sudah beroperasi.

"Sebanyak 36 BTS di Madura akan diselesaikan pembangunan tahun ini. Saat ini, 468 BTS sudah beroperasi, termasuk wilayah pulau-pulau kecil di Madura," kata Galumbang.

Terpopuler