Minggu, 9 Rajab 1434 / 19 Mei 2013
find us on : 
  Login |  Register

Hukum Ziarah Kubur Jelang Ramadhan

Jumat, 20 Juli 2012, 11:17 WIB
Komentar : 0
Republika/Aditya Pradana Putra
   Ziarah kubur menjadi tradisi bagi umat Muslim di Tanah Air yang dilakukan dengan mendoakan para pendahulu mereka menjelang bulan suci Ramadhan.
Ziarah kubur menjadi tradisi bagi umat Muslim di Tanah Air yang dilakukan dengan mendoakan para pendahulu mereka menjelang bulan suci Ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID,

Assalamualaikum

Ustadz,  setiap tahun jelang ramadhan ini keluarga saya melakukan ziarah dan membersihkan kubur kakek-nenek. Dan itu juga dilakukan keluarga besar kami. Apakah ziarah kubur menjelang ramadhan itu ada hukumnya?

Andi Bandung

Jawaban:
Sayang sekali ternyata kami belum dan bahkan mungkin tidak akan menemukan dalil yang menganjurkan untuk berziarah kubur berkaitan dengan kedatangan bulan Ramadhan.

Yang ada hanyalah anjuran untuk berziarah kubur secara umum  dan tanpa batasan waktu atau waktu istimewa yang lebih afdhal dalam melakukannya, karena fungsinya mengingatkan kita kepada kematian. Jadi boleh kapan saja, tidak harus menjelang masuknya bulan Ramadhan.

Fenomena ziarah kubur menjelang Ramadan  terjadi begitu saja, tanpa ada ulama yang menganjurkan, memberikan arahan dan penjelasan, kemudian menjadi tradisi yang turun temurun.

Wallahu a’lam bishshawab

Ust. Tajuddin Pogo, Lc, MH

 


Rubrik tanya jawab ini diasuh oleh Ikatan Da'i Indonesia (Ikadi). Kirim pertanyaan Anda ke: ustadzsiaga@rol.republika.co.id

Redaktur : Hafidz Muftisany
5.788 reads
Sesungguhnya seorang pemimpin itu merupakan perisai, rakyat akan berperang di belakang serta berlindung dengannya. Bila ia memerintah untuk takwa kepada Allah azza wa jalla serta bertindak adil, maka ia akan memperoleh pahala. Namun bila ia memerintah dengan selainnya, maka ia akan mendapatkan akibatnya.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Wow, Kemeja 100 Hari Pakai Tak Perlu Dicuci
JAKARTA--Untuk sebagian pria, mencuci kemeja adalah hal yang merepotkan. Tak heran, apabila kemeja yang dipakai bisa berhari-hari tetap dikenakan. Produsen kemeja asal...