Minggu, 9 Rajab 1434 / 19 Mei 2013
find us on : 
  Login |  Register

Delapan Ribu Pengunjung Padati Candi Prambanan

Senin, 20 Agustus 2012, 20:03 WIB
Komentar : 0
Candi Prambanan
Candi Prambanan
REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Objek wisata peninggalan sejarah purbakala Candi Prambanan di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dipadati wisatawan domestik maupun asing. Pengelola Candi Prambanan mengatakan pada H+2 lebaran tahun ini, meningkat drastis. "Pada lebaran hari kedua ini jumlah pengunjung mengalami peningkatan drastis dibanding lebaran hari pertama. Jumlah pengunjung kami perkirakan mencapai lebih dari delapan ribu untuk hari ini," kata Wakil Kepala Unit Taman Wisata Candi Prambanan Retno Jati. Menurut dia, pada lebaran pertama (Ahad 19/8), jumlah wisatawan tercatat sekitar empat ribu pengunjung. "Memang sejak dulu wisatawan mulai ramai pada lebaran kedua hingga ke empat, dengan total jumlah pengunjung mencapai puluhan ribu. Tahun ini kami prediksi ada peningkatan jumlah pengunjung sekitar lima persen dibanding tahun lalu," katanya. Ia mengatakan, untuk lebih memberikan kepuasan kepada wisatawan pihak pengelola memperpanjang jam buka candi dari biasanya loket tutup pada pukul 17.15 WIB, mulai 15 hingga 26 Agustus 2012 loket tutup pada pukul 17.30 WIB. "Guna menambah daya tarik dan kepuasan pengunjung, kami juga menyajikan sejumlah pertunjukan pentas seni dan hiburan tradisional seperti badut, foto bersama penari Ramayana, musik keroncong hingga campursari," katanya. Retno mengatakan pihaknya juga menyajikan sejumlah permainan hiburan seperti kuda tunggang hingga petualangan seperti 'paint ball' bagi pengunjung. "Harapan kami berbagai hiburan tambahan ini dapat meningkatkan kepuasan para wisatawan di Candi Prambanan," kata Retno.
Redaktur : Karta Raharja Ucu
Sumber : Antara
1.074 reads
Senyummu kepada saudaramu merupakan sedekah, engkau memerintahkan yang ma’ruf dan melarang dari kemungkaran juga sedekah, engkau menunjukkan jalan kepada orang yang tersesat juga sedekah, engkau menuntun orang yang berpenglihatan kabur juga sedekah, menyingkirkan batu, duri, dan tulang dari jalan merupakan sedekah((HR Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Wow, Kemeja 100 Hari Pakai Tak Perlu Dicuci
JAKARTA--Untuk sebagian pria, mencuci kemeja adalah hal yang merepotkan. Tak heran, apabila kemeja yang dipakai bisa berhari-hari tetap dikenakan. Produsen kemeja asal...