Monday, 10 Rajab 1434 / 20 May 2013
find us on : 
  Login |  Register

Ragunan Dipadati Pengunjung, Penjual Tikar Panen Keuntungan

Monday, 20 August 2012, 16:35 WIB
Komentar : 0
Taman Margasatwa Ragunan Jakarta.
Taman Margasatwa Ragunan Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, RAGUNAN -- Selain pengunjung yang membludak, penjual tikar ikut meramaikan Taman Margasatwa Ragunan di H+2 lebaran atau Senin (20/8). Penjual tikar dari bahan campuran karton dan terpal tersebut bisa dijumpai dari perempatan Jalan TB Simatupang dan semakin banyak begitu mendekati lokasi wisata Ragunan.

Penjual tikar tersebut bisa dijumpai dari berbagai usia mulai dari anak-anak hingga paruh baya, laki-laki dan perempuan. Salah satunya Alex (55), dia menawarkan tikar di antara antrean kendaraan bermotor di pintu masuk utama. Alex mengaku berjualan tikar setiap hari tidak hanya saat libur lebaran. Satu lembar tikar ia jual seharga lima ribu rupiah.

Alex mengaku optimis penjualan tikarnya akan meningkat pada libur lebaran tahun ini. Sebab, hingga H+2 sudah cukup banyak yang membeli jualannya. "Untungnya tergantung usaha sama nasib," ujarnya kepada ROL sambil terus menawarkan tikar kepada pengunjung Ragunan, Senin (20/8).

Agus (30), penjual tikar lainnya mengatakan di hari biasa dia bisa menjual seratus lembar tikar hingga 150 lembar. Sementara, di hari kedua Idul Fitri sampai sekitar pukul 11.00 WIB, tikarnya tinggal bersisa sekitar 20 biji. Agus mengaku mengambil dari juragannya setiap pagi. Jika tikarnya habis, dia hanya perlu menelpon pemasok dan tikarnya akan diantar.

Menurutnya, secara kasat mata pengunjung Ragunan meningkat tahun ini. Meski begitu, dia baru bisa memprediksi berapa keuntungan penjualannya setelah H+5 lebaran. Pria ini mengatakan penjualan tikar akan ramai selama sepuluh hari dalam masa libur hari raya.

Karena itu, banyak pedagang tikar dadakan. Menurutnya, ada kurang lebih 20 penjual tikar baru. Umumnya, karena diajak. Ia mengatakan dagang ke Ragunan antara pukul 06.00 hingga 08.00 WIB. Namun, sebagai pedagang asongan dia kerap berlari kalau ada satpam. Kalau tertangkap dia mengaku ditegur. "Barang diambil dan dibakar," kata dia.

Reporter : Rina Tri Handayani
Redaktur : Karta Raharja Ucu
747 reads
Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan mengubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada sesuatu kaum, hingga kaum itu merubah apa yang ada pada diri mereka sendiri, (( QS.An Anfaal 8 : 53 ))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Wow, Kemeja 100 Hari Pakai Tak Perlu Dicuci
JAKARTA--Untuk sebagian pria, mencuci kemeja adalah hal yang merepotkan. Tak heran, apabila kemeja yang dipakai bisa berhari-hari tetap dikenakan. Produsen kemeja asal...