Senin, 23 Jumadil Awwal 1438 / 20 Pebruari 2017
find us on : 
  Login |  Register
Selasa , 24 Juli 2012, 10:58 WIB

Buku Cerita Perjuangan Nabi Laris di Pangkalpinang

Red: Hazliansyah
 Pengunjung toko tengah memilih kitab suci Al Quran dan buku agama yang akan dibeli di los buku, Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (16/7).  (Aditya Pradana Putra/Republika)
Pengunjung toko tengah memilih kitab suci Al Quran dan buku agama yang akan dibeli di los buku, Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (16/7). (Aditya Pradana Putra/Republika)

REPUBLIKA.CO.ID, PANGKALPINANG -- Omzet pedagang buku-buku agama Islam di Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel) meningkat. Hal ini karena buku agama banyak dicari warga selama bulan puasa Ramadhan 1433 Hijriyah.

"Keuntungan penjualan buku agama selama Ramadhan, mencapai dua kali lipat dari sebelumnya," ujar Budi, pedagang buku agama Islam di Pasar Pembangunan Pangkalpinang, Selasa.

Ia menjelaskan, bulan suci Ramadhan membangkitkan kesadaran sebagian besar masyarakat muslim untuk mempelajari kembali dan mengamalkan ajaran-ajaran agamanya.

"Permintaan buku-buku Islami tidak saja dari kalangan orang tua tetapi juga banyak dari kalangan remaja dan anak-anak," ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini, buku yang paling banyak dibeli masyarakat adalah buku tuntunan sholat lengkap, buku tentang tata cara puasa dan tentang kewajiban berzakat bagi umat islam, buku cerita perjuangan nabi, tata cara pergaulan remaja muslim dan lainnya.

"Sementara harga buku-buku tersebut bervariasi dan terjangkau masyarakat, seperti harga buku tuntunan sholat lengkap ditawarkan Rp45 ribu per eksemplar, buku tata cara berpuasa ditawarkan Rp35 ribu per eksemplar dan buku kewajiban zakat bagi umat Islam ditawarkan Rp45 ribu per eksemplar," ujarnya.

Sumber : Antara

Para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya ketika saling berjumpa di hari Ied mereka mengucapkan: Taqabbalallahu Minna Wa Minka (Semoga Allah menerima amal ibadah saya dan amal ibadah Anda)(HR Imam Ahmad dalam Al Mughni (3/294))