Rabu 12 Apr 2023 16:51 WIB

Amitabh Bachchan Pernah 'Terjebak' Rokok dan Minuman Alkohol, Ini Pengakuannya

Amitabh Bachchan kini berhasil berhenti dari aktivitas merokok dan minum alkohol.

Rep: Desy Susilawati/ Red: Qommarria Rostanti
Aktor Bollywood Amitabh Bachchan mengungkapkan cara sukses berhenti merokok dan minuman beralkohol. (ilustrasi)
Foto: Antara
Aktor Bollywood Amitabh Bachchan mengungkapkan cara sukses berhenti merokok dan minuman beralkohol. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Merokok dan minum, bagi sebagian orang, mungkin tampak seperti cara mengatasi stres atau bersosialisasi dengan teman. Namun penting untuk diingat bahwa kebiasaan ini dapat berdampak serius bagi kesehatan dan kesejahteraan Anda.

Merokok dikaitkan dengan kanker, penyakit jantung, dan masalah pernapasan. Sementara itu, minum alkohol dapat menyebabkan kerusakan hati, kecanduan, dan berbagai masalah kesehatan lainnya. Belum lagi dampaknya terhadap keuangan dan hubungan Anda dengan pasangan.

Baca Juga

Aktor Bollywood Amitabh Bachchan pernah "terjebak" dalam aktivitas merokok dan minum alkohol semasa muda. Dia kemudian menulis tentang efek berbahaya dari kebiasaan beracun tersebut.

Bachchan menikmati rokok dan minum alkohol pada masa mudanya. Namun kini dia tidak menyentuhnya selama bertahun-tahun.

“Ya, ada beberapa contoh lain yang diperhatikan, di sekolah dan di perguruan tinggi, ketika minuman keras ini menimbulkan malapetaka karena kelebihannya," ujarnya seperti dilansir laman Indian Express, Rabu (12/4/2023).

Dia tidak menyangkal pernah mengonsumsi keduanya. Namun alasan atau keputusan dirinya untuk berhenti selama bertahun-tahun, diakui tidak disengaja. "Itu adalah pilihan dan sikap pribadi,” ujarnya.

Bachchan melanjutkan dengan menguraikan tekadnya yang tiba-tiba untuk berhenti merokok dan bagaimana dia meninggalkan kedua kebiasaan itu. Menurut dia, cara sederhana untuk berhenti dari kedua hal tersebut adalah buang gelas minuman keras itu dan hancurkan rokok yang sering menempel di bibir Anda.

"Ini untuk menghilangkan kanker sekaligus, harus dilakukan secepatnya," ujarnya di blog-nya.

Dokter konsultan senior, Rumah Sakit Yashoda, Hyderabad, dr Dilip Gude, mengatakan berhenti merokok adalah kebutuhan mendesak. Tujuan tersebut dapat dicapai jika ada sistem pendukung yang baik dalam bentuk keluarga dan teman. 

“Motivasi adalah kuncinya dan individu yang bermotivasi kuat dapat berhenti menggunakan tembakau dengan bantuan dalam bentuk konseling yang kuat," kata dia.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement