Jumat 18 Nov 2022 18:11 WIB

Mendag Sebut Waralaba Berkontribusi Besar dalam Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Ekspor Indonesia surplus 45,52 miliar dolar AS pada periode Januari-Oktober 2022.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan
Foto: Istimewa
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menuturkan, waralaba berkontribusi besar dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, waralaba harus terus berkembang sehingga menembus pasar internasional. Mendag mengaku, dengan kerja sama dan kolaborasi semua pihak, waralaba akan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Mendag menegaskan, pemerintah mendukung pelaku usaha waralaba untuk terus tumbuh karena memiliki potensi yang luar biasa. "Pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak lepas dari peran waralaba. Kita harus optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa terjadi karena kolaborasi dan saling mendukung," ujar Zulkifli Hasan saat membuka gelaran Franchise License Expo Indonesia (FLEI) ke-19 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (18/11/2022).

Baca Juga

Mendag Zulkifli Hasan (Zulhas) bersyukur ekonomi tetap Indonesia tumbuh sebesar 5,72 persen pada kuartal ketiga 2022 meskipun dalam situasi dunia yang penuh tantangan. Di sisi lain, ekspor Indonesia surplus sebesar 45,52 miliar dolar AS pada periode Januari-Oktober 2022.

"Ini kabar bagus yang harus disyukuri karena kerja sama dan kolaborasi semua pihak, kita  bisa kuat dalam mengatasi segala hambatan yang dihadapi," kata Zulhas.

Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyebut, Indonesia harus percaya diri karena memiliki talenta muda hebat yang mampu menghasilkan produk berkualitas. Menurutnya, hal ini dibuktikan dengan waralaba yang telah berhasil menembus pasar internasional, salah satunya melalui ribuan jaringan retail Indonesia di Filipina.

"Ini harus kita fasilitasi sehingga dapat menyerbu pasar dunia. Indonesia punya potensi, punya sumber daya, serta segala persyaratan untuk mencapai hal itu," imbuh Mendag Zulkifli Hasan.

Mendag berharap, FLEI dapat menjadi ajang untuk mengembangkan usaha waralaba, khususnya yang berada di berbagai pelosok daerah. "Kita mempunyai potensi yang luar biasa untuk itu harus difasilitasi. Saya harap pelaku usaha besar turut memfasilitasi sehingga dapat menyerbu pasar internasional," tegas Zulhas.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement