Sabtu 01 Oct 2022 13:30 WIB

Serangan Tokek dari Mesir Paksa Israel Umumkan Keadaan Darurat

Israel menghadapi serangan tokek yang berasal dari Mesir

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Nashih Nashrullah
Ilustrasi tokek. Israel menghadapi serangan tokek yang berasal dari Mesir
Foto: JOJON/ANTARA
Ilustrasi tokek. Israel menghadapi serangan tokek yang berasal dari Mesir

REPUBLIKA.CO.ID, TELAVIV–Otoritas Taman dan Alam Israel (INPA) mengatakan sedang mencari bantuan dari penduduk Wadi Araba menyusul invasi tokek Mesir ke wilayahnya. 

Hewan ini telah menyebar ke seluruh wilayah cekungan Laut Mati dan berlipat ganda pada tingkat yang mengkhawatirkan.

Baca Juga

Tokek atau sejenis kadal, dianggap mengganggu ekosistem lokal dan gemar memakan tanaman. Pihak berwenang Israel berharap penduduk setempat dapat menemukan makhluk itu. 

"Jika Anda memiliki area dengan lampu jalan atau jenis cahaya lain yang menarik serangga, atau area di mana Anda mungkin melihat tokek Mesir, silakan foto dengan ponsel Anda dan bagikan dengan kami," kata Kementerian Perlindungan Lingkungan Israel dalam sebuah pernyataan dilansir dari Middle East Eye, Kamis (29/9/2022).

Tokek Mesir dikenal luas sebagai yang paling ditakuti dari jenis tokek. Kadang-kadang, ia diketahui memakan burung-burung kecil.

"Tokek Mesir bisa memakan apa saja yang bisa diatasinya. Di Afrika Utara, tercatat memakan seekor gerbil (seperti tikus). Ia juga memakan tokek dan artropoda lain dan merupakan potensi bahaya bagi apa pun yang hidup di habitatnya dan lebih kecil darinya," kata Shai Meiri, seorang ahli zoologi di Universitas Tel Aviv.

Al Jazeera mempertanyakan pernyataan Kementerian Lingkungan Israel, mengacu pada tokek sebagai "reptil kecil" dan menanyakan apakah ia benar-benar terlihat mampu "melahap gerbil. "

"Laporan berita Israel memicu ejekan di media sosial, setelah memperingatkan penyebaran tokek Mesir dan bahayanya bagi ekosistem," tulis laporan itu.

Pihak berwenang Israel dilaporkan tidak dapat menentukan bagaimana spesies tersebut melakukan perjalanan ke Wadi Araba, yang menyebabkan mereka mencari bantuan dari penduduk setempat.   

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement