Seperti Dendam, Mudik Harus Dibalas

Rep: Muhammad Rizki Triyana/ Red: Fian Firatmaja

Sabtu 30 Apr 2022 09:12 WIB

Pemudik asal Pluit Jakarta Utara, Supanto (46 tahun) mengaku dendam karena dua tahun belakangan tidak bisa mudik ke kampung halamannya. Tahun ini, ia nekat mudik menggunakan motor dan berangkat dari Pluit dengan tujuan ke Kebumen pada Kamis (28/4/2022).

Foto: Republika/Alkhaledi kurnialam
Dendam dua tahun tak bisa balik kampung, pemudik tuntaskan di mudik tahun ini.

REPUBLIKA.CO.ID, BREBES — Pemudik yang menggunakan sepeda motor mulai melintasi Jalur Pantai Utara (Pantura) tepatnya di Desa Klampok Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes.

Salah satu pemudik asal Jakarta Utara Supanto mengaku dendam karena dua tahun belakangan ini tidak dapat mudik ke kampung halamannya. Sehingga saat pemerintah memperbolehkan mudik pada tahun ini, Ia merasa senang sebab dapat mudik dengan sepeda motor miliknya walaupun diterjang hujan.

Ia pun nekat mudik dengan sepeda motor karena dinilai lebih murah dibandingkan moda transportasi umum. Ia juga berharap pemerintah dapat menyediakan lebih banyak rest area serta sarana Mandi Cuci Kakus (MCK) khusus pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua.

 

 

 

 

Videografer | Muhammad Rizki Triyana/Fakhtar Khairon Lubis

Video Editor | Fakhtar Khairon Lubis

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
Play Podcast X