Sabtu, 19 Rabiul Awwal 1441 / 16 November 2019

Sabtu, 19 Rabiul Awwal 1441 / 16 November 2019

 

Polrestabes Semarang Gelar Operasi Pekat Selama Ramadhan

Ahad 31 Jul 2011 19:38 WIB

Red: cr01

Polrestabes Semarang membongkar jaringan pengedar minuman keras.

Polrestabes Semarang membongkar jaringan pengedar minuman keras.

Foto: bisnis-jateng.com

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG – Jajaran Kepolisian Resor Kota Besar Semarang menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) selama bulan suci Ramadhan 1432 Hijriyah agar masyarakat dapat khusyuk dalam menjalani ibadah puasa.

"Operasi Pekat yang dilaksanakan seluruh jajaran Polrestabes Semarang ini juga bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat," kata Wakil Kepala
Satuan Sabhara Polrestabes Semarang, Kompol Kadhir, di Semarang, Ahad (31/7).

Menurut Kadhir, sasaran Operasi Pekat ini antara lain peredaran minuman keras, praktik segala bentuk perjudian, prostitusi, dan premanisme yang meresahkan masyarakat dan dapat mengganggu situasi kamtibmas.

Selama beberapa hari terakhir, Polrestabes Semarang mengamankan puluhan botol minuman keras berbagai merek dan puluhan liter ciu, serta mengamankan sejumlah orang dalam Operasi Pekat 2011. "Kami juga mengamankan 12 unit speaker dari empat tempat karaoke liar di daerah Semarang Timur yang diduga juga digunakan sebagai prostitusi terselubung," ungkapnya.

Terkait dengan pengamanan Ramadhan 1432 Hijriyah, jajaran Polrestabes Semarang akan melakukan patroli rutin terutama di daerah yang rawan terjadi tindak kejahatan untuk memberikan jaminan keamanan masyarakat. "Kami akan berkoordinasi dengan semua pihak terkait dengan pengamanan bulan suci Ramadhan," kata Kadhir.

Kadhir mengharapkan peran serta masyarakat dalam menciptakan dan menjaga situasi yang kondusif selama Ramadhan 1432 Hijriyah. "Jika mengetahui ada hal-hal yang dapat mengganggu kamtibmas, masyarakat diharapkan langsung melapor ke petugas kepolisian terdekat agar bisa segera ditindaklanjuti," sarannya.


Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES