Ahad 13 Mar 2022 17:21 WIB

Masjid At-Thohir Berpotensi Jadi Ikon Baru Destinasi Wisata Religi

Masjid Masjid At-Thohir berpotensi untuk menjadi ikon baru destinasi wisata religi.

Rep: Muhyiddin/ Red: Agung Sasongko
Masjid At-Thohir di Tapos, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (9/3/2022), yang diresmikan Presiden Joko Widodo. Masjid dengan gaya arsitektur Timur Tengah ini akan menjadi sarana dakwah dan ibadah bagi umat Islam. Peletakan batu pertama Masjid At-Thohir telah dilakukan sejak 31 Maret 2018 oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, yang juga merupakan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI).
Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto
Masjid At-Thohir di Tapos, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (9/3/2022), yang diresmikan Presiden Joko Widodo. Masjid dengan gaya arsitektur Timur Tengah ini akan menjadi sarana dakwah dan ibadah bagi umat Islam. Peletakan batu pertama Masjid At-Thohir telah dilakukan sejak 31 Maret 2018 oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, yang juga merupakan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI).

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Koordinator Bidang Dakwah Penggerak Milenial Indonesia (PMI), Ghozi Mubarok menilai, masjid Masjid At-Thohir berpotensi untuk menjadi ikon baru destinasi wisata religi di Indonesia.

“Masjid ini dapat berfungsi sebagai destinasi wisata religi baru. Masjid ini megah dan nuansa keislamannya pun termuat dalam Masjid tersebut,” ujar Ghozi dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Sabtu (12/3/2022).

Baca Juga

photo
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) mendengarkan penjelasan perwakilan keluarga Thohir, Garibaldi Thohir (kiri) saat acara peresmian Masjid At-Thohir di Tapos, Kota Depok, Jawa Barat Rabu (9/3/2022). Masjid dengan gaya arsitektur Timur Tengah ini akan menjadi sarana dakwah dan ibadah bagi umat Islam. Peletakan batu pertama Masjid At-Thohir telah dilakukan sejak 31 Maret 2018 oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, yang juga merupakan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI). - (Republika/Edwin Dwi Putranto)

Menurut dia, pembangunan Masjid At-Thohir juga sejalan dengan upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan keislaman yang utuh. “Pembangunan masjid ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Utamanya, dalam upaya peningkatan wawasan keislaman yang kaffah (utuh),” ucap Ghozi.

Sejalan dengan pernyataan Presiden Jokowi saat acara peresmian Masjid At-Thohir, Ghozi turut mencatat bahwa pembangunan masjid ini memiliki makna ganda, yaitu sebagai tempat ibadah sekaligus bakti Erick Thohir terhadap orang tua.

“Masjid ini memiliki peran ganda. Pertama, sebagai sarana atau tempat beribadah. Kedua, bentuk bakti menteri terhadap orang tua beliau,” kata Ghozi.

photo
Umat muslim melaksanakan ibadah shalat maghrib di Masjid At-Thohir di Tapos, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (9/3/2022), yang diresmikan Presiden Joko Widodo. Masjid dengan gaya arsitektur Timur Tengah ini akan menjadi sarana dakwah dan ibadah bagi umat Islam. Peletakan batu pertama Masjid At-Thohir telah dilakukan sejak 31 Maret 2018 oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, yang juga merupakan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI). - (Republika/Edwin Dwi Putranto)

Lebih lanjut, Ghozi juga melihat pembangunan masjid ini sebagai perekat hubungan antar umat Islam yang ada di sekitar masjid tersebut.

“Manfaat lain dari Masjid ini adalah sebagai medium untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah atau hubungan persaudaraan umat Islam yang berada di sekitar Masjid,” jelas dia.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Masjid At-Thohir di Jalan Muchamad Thohir, Tapos, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (9/3). Dalam sambutannya, Jokowi berharap masjid yang dibangun Yayasan Muchamad Thohir ini bisa menjadi pusat dakwah modern. 

photo
Presiden Joko Widodo meresmikan Masjid At-Thohir di Tapos, Kota Depok, Jawa Barat Rabu (9/3/2022). Masjid dengan gaya arsitektur Timur Tengah ini akan menjadi sarana dakwah dan ibadah bagi umat Islam. Peletakan batu pertama Masjid At-Thohir telah dilakukan sejak 31 Maret 2018 oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, yang juga merupakan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI). - (Republika/Edwin Dwi Putranto)

"Saya berharap masjid ini tidak hanya dimanfatkan sebagai tenpat ibadah tetapi juga dimanfaatkan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan tentang keislaman, menjadi pusat dakwah yang modern," ujar Jokowi dalam sambutannya. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement