Sabtu, 8 Rajab 1434 / 18 Mei 2013
find us on : 
  Login |  Register

H+2, Jalur Selatan Jateng Masih Padat Pemudik

Senin, 20 Agustus 2012, 11:30 WIB
Komentar : 0
Republika/M Subarkah
Tampak jalur selatan Jawa Tengah masih dipadati oleh pemudik
Tampak jalur selatan Jawa Tengah masih dipadati oleh pemudik

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG--Memasuki hari kedua lebaran kendaraan pemudik masih padati jalur selatan jawa tengah (jateng). Kendaraan dengan nomor polisi 'B' memadati jalur tersebut. ''Yang mudik masih banyak. Sedangkan yang balik masih jarang,'' kata petugas polisi yang berjaga di perbatasan kota Kebumen, Senin siang,(20/ 8).

''Yang mudik masih banyak. Sedangkan yang balik masih jarang,'' kata petugas polisi yang berjaga di perbatasan kota Kebumen, Senin siang,(20/ 8).

Sementara suasana stasiun kereta api di Gombong  sepi. Arus penumpang mudik  jarang terlihat. Sedangkan arus penumpang penumpang yang akan balik dari kampung juga belum terlihat.

Suasana tempat parkir di stasiun pun sepi. Sopir andong dan tukang becak menganggur dan hanya duduk mengantuk serta tidur-tiduran. ''Sepi mas. Mungkin mulai Rabu depan baru akan ramai,'' kata Warjo, tukang andong di stasiun Gombong.

Selain pemudik yang memakai kendaraan roda empat, pengguna sepeda motor juga memadati ruas jalan jalur selatan Jawa Tengah. Untuk itu para pemudik harus tetap waspada karena semenjak malam lebaran hingga hari ini sedikitnya tiga orang tewas akibat mengalami kecelakaan di jalur tersebut.

 

Reporter : M. Subarkah
Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
704 reads
Barang siapa yang mentaatiku berarti ia telah mentaati Allah, dan barang siapa yang mendurhakai perintahku, maka berarti ia telah mendurhakai Allah. Barang siapa yang mematuhi pemimpin berarti ia telah mematuhiku dan barang siapa yang mendurhakai pemimpin berarti ia telah mendurhakaiku(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Alhamdulillah, Muslim Samba Terus Bertambah
RIO DE JENEIRO—Apakah ada komunitas Muslim di Brasil. Pertanyaan itu wajar terucap. Ini karena, negeri itu berpenduduk mayoritas Katolik. Tapi jangan salah, di negeri...