Saturday, 15 Rajab 1434 / 25 May 2013
find us on : 
  Login |  Register

Tol Cikampek Sepi Pemudik

Sunday, 12 August 2012, 10:37 WIB
Komentar : 0
Tol Cikampek
Tol Cikampek

REPUBLIKA.CO.ID, CIKAMPEK - Tol Jakarta-Cikampek, sampai saat ini masih terlihat lengang, Minggu (12/8). Belum banyak kendaraan pribadi dan transportasi umum yang melintas menuju kawasan Pantura, Jawa Barat.

Menurut Pantauan Republika, sepanjang jalan tol tersebut masih tergolong sepi pemudik, masih belum terlihat adanya kendaraan pribadi yang melintas dengan membawa barang bawaan pada rack roof-nya. Bus-bus antar kota-provinsi juga jarang ditemui sampai pagi ini, pukul 09.00 WIB.

Beberapa masyarakat kebanyakan, masih memlih untuk melakukan perjalanan usai perayaan 17 Agustus. Pasalnya, mereka tidak mau kehilangan momen tersebut di daerah tempat tinggalnya saat ini. "Selain itu, libur karyawan umumnya baru terhitung pada tanggal 16 besok," kata Nurhayati, warga Bekasi yang berencana pulang ke Salatiga, Jawa Tengah.

Meskipun arus kendaraan masih tergolong sepi, namun beberapa Pos Pengamanan (pospam) di sepanjang jalur mudik terpantau sudah dipersiapkan. Sesuai dengan jadwal yang ditentukan, Operasi Ketupat Jaya 2012 telah efektif berjalan.

Salah seorang pengendara motor yang ditemui Republika Sabtu (11/8) malam mengaku mengambil langkah awal untuk mudik guna menghindari macet. "Kami menuju Jawa Timur," ucap pengendara tersebut.

Persiapanya terlihat cukup matang, dengan membawa tas ransel besar yang diletakan di depan jok motor dan sebuah ban baru yang dia persiapkan, pengendara tersebut seolah yakin menempuh jarak jauh itu. Memang seharusnya pemudik yang memilih moda roda dua tersebut mempersiapkan performa kendaraannya.

Selain itu, Republika menyarankan, pengendara motor wajib mempersiapkan kelengkapannya seperti helm, kaca spion, box motor untuk menaruh barang bawaan (bila diperlukan) dan melakukan pengecekan pada mesin. Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi penyusutan kendaraan ataupun hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan.

Reporter : Andi Ikhbal
Redaktur : Djibril Muhammad
1.043 reads
Apabila seseorang mengafirkan temannya, maka ucapan (yang mengafirkan) itu benar-benar kembali kepada salah seorang di antara keduanya (yang mengatakan atau yang dikatakan). ( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Cukup 90 Hari, Cina Bangun Tower Tertinggi di Dunia
CHANGSA--Rencana perusahaan Cina, Broad untuk membuat gedung tertinggi di dunia dalam waktu tiga bulan saja bukanlah isapan jempol belaka. Rencana itu...